Maknai Momentum Hari Ibu,Sadarkan Bahaya Narkoba
Sunday, 23 December 2007
Memaknai momentum hari Ibu, Bidang Kewanitaan PKS Jawa Timur melalui Pos Wanita Keadilan (PWK) menggelar secara serentak penyuluhan Narkoba untuk Sadarkan para ibu tentang Bahaya Narkoba, penyuluhan kesehatan ibu dan anak, dan layanan kesehatan untuk para ibu dan anak diseluruh PWK yang tersebar di Jawa Timur pada tanggal 23 Desember. “Pihaknya menggulirkan kegiatan untuk kaum Ibu dengan tajuk Ibu Sehat, Keluarga Sehat, Bangsa Kuat,” demikian ujar Karuniawati, Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Jawa Timur.
“BERBICARA tentang kualitas kesehatan masyarakat Indonesia khususnya para ibu, harus diakui bahwa kondisinya masih memprihatinkan. Dari hasil survei Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI) yang dikeluarkan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), saat ini (2002) kondisi kesehatan masyarakat Indonesia berada di peringkat 110 dari 173 negara, terendah di Asia Pasifik. Peringkat ini lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya yaitu 104 (1995), 105 (1999), 109 dari 174 negara (2000), 102 dari 162 negara (2001),” ujar Karuniawati,
“Lebih mengkhawatirkan, buruknya kondisi kesehatan ini masih diperparah dengan kian
maraknya napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif). Harapannya pada momentum hari Ibu ini, orang menjadi ingat bahwa tugas untuk memberdayakan keluarga adalah peran yang sangat penting. Bahwa sesungguhnya keluargalah, 'senjata ampuh' untuk memerangi merebaknya napza,” lanjut Karuniawati.
”Hanya keluarga yang mempunyai ketahananlah, bahagia dan sehat, yang mampu mengeliminasi kemungkinan anggota keluarganya (terutama anaknya) untuk tidak terjebak napza. Namun pihaknya juga menghimbau bahwa peran suami sebagai bapak memegang peranan sangat penting. Oleh karenanya dalam momentum hari ibu ini, pihaknya juga melibatkan para bapak didalamnya,” ujar Karuniawati.
”Melalui Pos Wanita Keadilan (PWK), pihaknya berupaya untuk turut serta memberikan pencerahan tentang pentingnya pemberdayaan seorang ibu dalam keluarga. Juga bagaimana para bapak bisa memberikan dukungan dan menghargai peran istri sebagai seorang ibu apapun aktivitasnya,” ujar Karuniawati.
”Di Surabaya, Kegiatan Pos Wanita Keadilan akan diadakan di 9 Titik Kecamatan dengan pusat kegiatan di Pendopo Kelurahan Karang Pilang. Rencananya akan digelar Lomba Masak untuk Para Bapak, Penyuluhan Bahaya Narkoba untuk para Ibu, dan ekspresi Cinta untuk para anak kepada Ibunya,” pungkas Karuniawati
Kamis, 27 Desember 2007
PKS Jatim dan Hari Ibu (5)
Diposting oleh
penggerak.bangsa
di
11.04
|
Label: Bidang Kewanitaan, Karuniawati, Pemberdayaan Perempuan
Sabtu, 15 Desember 2007
PKS Jatim dan Hari Ibu (2)
Hentikan kekerasan dengan Pemberdayaan Perempuan
Maknai hari ibu, bidang kewanitaan pks jatim gulirkan pemberdayaan peran wanita dalam keluarga. "kita prihatin dengan posisi wanita yang belum mendaptkan peran yang sebagaimana mestinya,"ujar Karuniawati, ketua bidang kewanitaan pks jatim dalam releasenya.
"Di jawa timur angka kekerasan dalam rumah tangga masih besar. kita ingin agar perempuan bisa keluar dari persoalan ini. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemberdayaan terhadap mereka," tegasnya.
"Lebih khusus kita ingin menyampaikan pesan bahwa Peran ibu ditengah-tengah masyarakat dan keluarga adalah sangat besar," lanjut karuniawati. "Pihaknya juga menilai bahwa kasus narkoba sudah muncul ke permukaan. sehingga pihaknya perlu menyampaikan bahwa peran ibu sangat penting untuk membentengi keluarganya agar tidak terjebak dalam jerat narkoba," ujar karuniawati.
“Kewanitaan PKS Jatim mengagendakan akan menggelar aksi simpatik untuk menyampaikan pesan kepada publik tentang pentingnya pemberdayaan perempuan untuk mengehntikan kekerasan yang menimpa dirinya. Aksi simpatik berupa tebar brosur dan spanduk rencananya akan digelar paa hari Sabtu, 15 desember, di depan grahadi Surabaya,” ujar Runi.
"Selanjutnya kewanitaan pks jatim, akan menggelar seminar perempuan yang bertajuk hentikan kekerasan perempuan dengan pemberdayaan. Seminar akan menghadirkan Konjen AS dan pengurus Bidang Kewanitaan DPP PKS," lanjut karuniawati. “Sebagai puncaknya akan digelar kegiatan bersama masyarakat berupa penyuluhan tentang narkoba, penyuluhan tentang kesehatan, dan layanan kesehatan," pungkas karuniawati.
sumber : pksjatim.org,Saturday, 15 December 2007
Diposting oleh
penggerak.bangsa
di
05.26
|
Label: Bidang Kewanitaan, Karuniawati, Pemberdayaan Perempuan, PKS Jatim