BERSIAP MENJEMPUT KEMENANGAN DI PEMILU 2014

Tampilkan postingan dengan label Choirul Amri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Choirul Amri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juni 2008

PILKADA KOTA MALANG : Pasangan SINAR Siap Menang

Pilwali, SINAR Wakili Pluralisme

Monday, 02 June 2008

Malang - Sekitar 10.000 warga Kota Malang berbondong-bondong menghadiri deklarasi pasangan cawali Ahmad Subchan dan cawawali KH Noorchozin Askandar (SINAR) di GOR Ken Arok, Minggu (1/6). Pasangan SINAR yang didukung PKS, PPP dan koalisi 15 parpol non parlemen ini merupakan representasi dari pluralisme warga Kota Malang yang majemuk. Deklarasi ini dihadiri para habaib, kiai dan perwakilan tokoh umat beragama.

Menurut Manajer Operasional Pemenangan SINAR, Ahmad Azhar Moeslim, kehadiran para tokoh itu menjadikan optimisme pihaknya untuk meraih dukungan suara mayoritas dalam pilwali, 23 Juli mendatang.

Tokoh yang hadir di antaranya, KH Syamsul Hadi (Ponpes Al Ikhlas), Al Habib Umar bin Moch Al Habsi, KH Muqodas (tokoh Muhamadiyah), KH Ubaidillah Fadil, Habib Abdullah bin Abdurrahman Mulahellah (NU).
PKS yang sejak awal mengawal SINAR menyatakan kegembiraannya atas dukungan yang terus mengalir dari masyarakat. Massa pendukung SINAR diminta untuk bekerja optimal dalam memenangkan pasangan SINAR.

”Hari ini kita telah membuat setengah dari sejarah di Kota Malang. Setengahnya lagi akan terwujud ketika kita memenangkan pasangan SINAR dalam Pilkada Kota Malang,” tegas Choirul Amri, Ketua DPD PKS Kota Malang. st26/oen

Kamis, 24 Januari 2008

Subkhan Siap Ikut Pilkada Kota Malang

PKS Rekom Achmad Subkhan
Wednesday, 23 January 2008
Malang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya merekomendasi Achmad Subkhan sebagai bakal calon wali kota/wakil
wali kota Malang periode 2008-2013.Rekomendasi dari DPW PKS Jatim ini sekaligus mengeliminir dua kandidat lainnya, yakni Ahmad Azhar Moeslim dan Achmadi.

Rekomendasi kepada Pak Subkhan itu sudah diterbitkan Sabtu (19/1). Ini adalah amanah yang harus diperjuangkan pada pilwali mendatang,” kata Ketua DPD PKS Kota Malang Choirul Amri kepada Surya, Selasa (22/1).

Untuk mengusung jagoannya maju dalam pilwali, PKS masih harus berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain. Beberapa parpol yang tengah menjadi bidikannya adalah PKB dan Partai Demokrat (PD) dan parpol non parlemen.

Komunikasi dengan parpol itu sudah kami lakukan, baik yang ada di parlemen maupun non parlemen. Sampai saat ini masih dalam taraf penjajagan,” tandas Choirul Amri.Dikatakan, dalam rangka koalisi parpol tersebut juga akan ditentukan posisi Achmad Subkhan apakah sebagai bacawali atau bacawawali Kota Malang. PKS berharap, koalisi dengan parpol manapun tetap bisa menempatkan kader terbaiknya sebagai bacawali. “Respons mereka cukup baik. Tapi semuanya masih wait and see, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut,” kata Choirul Amri.

Sementara Achmad Subkhan yang dihubungi Surya melalui ponselnya menyatakan keseriusannya untuk turut meramaikan bursa wali kota Malang. Saat ini timnya tengah merancang detail program yang akan ditawarkan untuk memenangi pilwali 23 Juli mendatang. "Kami mencita-citakan Kota Malang sebagai suporting sistem pembangunan di Jatim. Untuk mewujudkannya, harkat dan martabat masyarakat harus ditingkatkan lebih dulu",kata Achmad Subkhan yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim. oen

sumber : surya, 23 Januari 2008

Selasa, 22 Januari 2008

PKS Calonkan Subkhan dalam Pilkada Kota Malanng

Sementara itu, PKS Kota Malang sudah mendapatkan rekomendasi dari DPW PKS Jatim tentang siapa yang akan diusung dalam Pilkada. Rekomendasi dari DPW PKS itu sudah turun sejak Sabtu (19/1) lalu.

Menurut Ketua DPD PKS Kota Malang Choirul Amri, berdasarkan rekomendasi, nama yang akan diusung PKS adalah mantan anggota DPRD Kota Malang dari PKS periode 1999-2004, yakni Ahmad Subkhan. “Dengan turunnya rekomendasi dari DPW PKS Jatim ini,kami akan segera bekerja untuk membangun komunikasi dengan parpol lain,” tegasnya. (yuswantoro)

sumber : sindo,selasa 22 jan 08

Rabu, 16 Januari 2008

PKS Kota Malang Bersiap Pilkada

PKS Tiru Pilkada DKI

Monday, 14 January 2008
Malang, Langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang untuk melenggang ke Balai Kota kian mantap. Hal ini menyusul sharing pengalaman tim pilkada DKI Jakarta dan Pekanbaru yang kala itu nyaris mengungguli kekuatan besar gabungan partai politik. Dalam workshop pemenangan pilkada 2008, PKS secara khusus mempelajari metode dan teknik kampanye simpati yang dilakukan mantan tim sukses pada pilkada DKI Jakarta dan Pekanbaru. Sehingga meski bermodal suara pemilih yang pas-pasan, PKS bisa mendulang suara dan memenangi pilkada Kota Malang.

“Kami sengaja menghadirkan mantan tim sukses pilkada DKI Jakarta dan Pekanbaru. Mereka kami minta untuk berbagi pengalaman yang dapat diterapkan pada Pilwali Malang,” kata Choirul Amri, Ketua DPD PKS Kota Malang kepada Surya seusai workshop pilkada di Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati, Singosari, Minggu (13/1).

Pada pilkada DKI Jakarta, kata Choirul Amri, PKS yang mengusung calon gubernur Adang-Dani hampir menyamai kekuatan cagub Fauzi Bowo yang didukung gabungan parpol besar. Sukses tim kampanye ini diharapkan dapat diterapkan pada Pilwali Malang, 23 Juli mendatang. “Kami telah membentuk tim inti Pilwali Malang. Mereka akan bekerja sebagai mesin partai untuk memenangi pilwali,” tandas Choirul Amri.

Hingga saat ini, PKS telah menjaring tiga kader yakni Achmad Subkan, Achmad Azhar Moeslim dan Achmady untuk dimintakan rekomendasi DPP PKS sebagai bacawali Kota Malang. Dari kalangan eksternal, PKS juga telah menjalin komunikasi politik dengan para tokoh masyarakat/parpol, akademisi dan alim ulama.

“Kami juga cukup terbuka dengan bacawali yang sudah mendeklarasikan diri. Kami siap berkoalisi dengan parpol manapun. Asalkan kami terlibat secara aktif didalamnya,” tandas Choirul Amri.
Untuk menentukan koalisi parpol atau pasangan yang akan diusung, PKS akan melibatkan tim dari DPW dan DPP PKS. Selain kapabilitas, moralitas bacawali yang tidak bermasalah menjadi faktor penentu. Sehingga visi dan misi PKS untuk memajukan Kota Malang dapat tercapai.