BERSIAP MENJEMPUT KEMENANGAN DI PEMILU 2014

Tampilkan postingan dengan label PKS Kab Gresik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Kab Gresik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Mei 2008

Kisah PKS Gresik Peduli Gizi Buruk

GRESIK, KAMIS - Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Gresik melakukan aksi tanggap gizi buruk di Gresik pada Kamis (17/4). Dipimpin Ketua DPD PKS Gresik Kusno Hadi dengan beberapa personil diantaranya terdiri dari Ketua Dewan Syariah Daerah PKS Gresik Rofiul Fattah, tim dokter dari Surabaya melakukan investigasi langsung dan berupaya meringankan beban warga yang menderita gizi buruk di Desa Bedanten Kecamatan Bungah.

PKS menilai dibalik kekayaan Gresik, banyaknya pabrik dan industri berdiri, pemasukan dari pajak yang tinggi namun kesejahteraan rakyat belum merata. Masih banyak warga hidup di bawah garis kemiskinan dan menderita gizi buruk seperti dialami keluarga Gunt ari (42) warga Desa Bedanten. "DPD PKS Gresik melakukan pendampingan bagi penderita gizi buruk agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang baik serta ada perhatian dari desa dan kecamatan setempat," kata Kusno.

PKS Gresik membantu pengobatan Qurrota Aisyah bayi berumur 10 bulan dengan berat 4 kilogram. Anak Guntari tersebut menderita gizi buruk sejak berumur 3 bulan. Kesehatanya semakin memburuk, berat badan semakin menurun. "Guntari tidak punya pekerjaan tetap dengan perekonomian pas-pasan. Dia hanya bisa menunggu dermawan untuk kesembuhan anaknya, " kata Kusno.

Kusno menyebutkan penderita gizi buruk karena terlambat mendapatkan penanganan pengobatan. Fifi Indriyanti (2,5) anak pasangan Sutomo dan Muriyarti warga Desa Palemwatu Kecamatan Menganti meninggal pada 10 April lalu saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Gresik.

Jumat, 04 Januari 2008

Kiprah P2B PKS Gresik Peduli Bencana

PKS Efektifkan Aksi Bantu Korban Bencana

Menurut Ketua P2B PKS Gresik Fahrudin, beberapa aksi telah dilakukan sejak Selasa (1/1) lalu sebagai bagian penanggulangan bencana, antara lain, evakuasi korban bencana, pemberian sembako gratis di seputar wilayah Dukun, pemberian nasi bungkus di wilayah Manyar, pengobatan gratis di desa Melirang, Sidomukti dan Mojopurogede Bungah serta pendirian posko dan dapur umum di desa Kalirejo Dukun.

PK-Sejahtera Online: Sebagai partai yang dakwah, hingga kini Partai Keadilan Sejahtera masih memegang slogan bersih dan peduli. Bersih dalam rangka tidak terlibat dalam praktik kegiatan korupsi. Serta peduli dalam rangka membantu meringkankan kesusahan yang dialami sesame manusia. Seperti halnya yang terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di PKS, tim Posko Penanggulangan Bencana (P2B)merupakan tim yang dibentuk untuk segera memberikan pertolongan, evakuasi serta recovery pada bencana yang terjadi. Di Gresik, P2B PKS mengadakan aksi social di Tiga kecamatan yakni Dukun, Bungah dan Sidayu .

Ketua P2B PKS Gresik Fahrudin, sejak Selasa (1/1), mengatakan sudah beberap kali melakukan aksi sosial. Kegiatan itu antara lain vakuasi korban bencana, pemberian sembako gratis di seputar wilayah Dukun, pemberian nasi bungkus di wilayah Manyar, pengobatan gratis di desa Melirang, Sidomukti dan Mojopurogede Bungah serta pendirian posko dan dapur umum di desa Kalirejo Dukun.

"Bersama aparat pemerintah setempat kami harus terus memantau perkembangan dan kebutuhan di daerah bencana untuk mengantisipasi distribusi bantuan yang tidak tepat sasaran. Maklum sumber daya dan sumber dana kami terbatas, jadi harus melakukan aksi seefektif mungkin," ujar Fahrudin.

sumber : pk-sejahtera.org

Kamis, 27 Desember 2007

PKS Jatim dan Hari Ibu (8) : PKS Gresik Peduli Lansia

Peringati Hari Ibu, PKS Gresik Obati Lansia
Thursday, 27 December 2007

beritajatim.com - Memaknai Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Pos Wanita Keadilan (PWK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gresik menyelenggarakan pengobatan gratis bagi ibu-ibu lanjut usia (lansia) di Desa Kandangan, Cerme Gresik Minggu (23/12/2007).Menurut Ketua Bidang Kewanitaan DPD PKS Gresik, Siti Maimunah, penyelenggaraan pengobatan gratis untuk ibu-ibu lansia di desa ini sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meningkatkan tingkat pelayanan kesehatan bagi kaum perempuan khususnya ibu usia lanjut yang tinggal di pedesaan . "Dengan momentum Hari Ibu kita mendorong masyarakat dan pemerintah untuk menempatkan kedudukan ibu-ibu yang telah usia lanjut ini dengan menyediakan dan mempermudah sarana dan prasarana untuk pelayanan kesehatannya," katanya.

Maimunah menambahkan, belum terbangunnya kesadaran di masyarakat untuk memberikan tempat pelayanan bagi ibu-ibu lansia semestinya menjadi keprihatinan bagi semua elemen masyarakat. "Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) untuk lansia perlu disejajarkan tingkat dukungan dan pelayanannya dengan Posyandu untuk anak-anak balita"," tambahnya.

"Kita mendorong seluruh elemen untuk menempatkan ibu-ibu lansia sebagai orang tua yang layak kita hormati dengan memberikan pelayanan yang dibutuhkan dan bukan menganggap sebagai beban hanya karena sudah berkurang produktifitasnya," tegas wanita yang akrab disapa Uun ini.

Dia mengingatkan, meskipun program ini diyakini bukan program yang populer bagi parpol-parpol karena tidak berpotensi menggelembungkan suara pemilih, tapi perlu didukung semua pihak mengingat populasi lansia akan terus bertambah.

Dalam program yang didukung tim Pelayanan Rakyat Adil Sejahtera (PRAS) DPD PKS Gresik ini tercatat melayani sebanyak 92 peserta ibu-ibu lansia dengan berbagai keluhan kesehatan dengan seorang tenaga dokter dan beberapa tenaga pembantu yang semuanya wanita.

"Kami akan menggelindingkan program semacam ini secara bergilir di beberapa lokasi antara lain di Balonggpanggang dan Kedamean", jelas Maimunah. (bj2)