BERSIAP MENJEMPUT KEMENANGAN DI PEMILU 2014

Tampilkan postingan dengan label Sigit Sosiantomo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sigit Sosiantomo. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juni 2009

DEKLARASI PKS JATIM UNTUM PEMENANGAN SBY-BOEDIONO


Surabaya - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur, hari ini, Minggu (07/06/2009) menggelar deklarasi pemenangan SBY-Biediono, pada pilpres 8 Juli nanti. Sebagai salah satu partai pendukung, PKS begitu mantab mendukung pasangan incumbent yang diusung Partai Demokrat (PD) itu.

"Kita mendukung SBY-Boediono karena platform kita sama dengan pak SBY. 99,50 persen sama," kata Tifatul Sembiring, Presiden PKS dihadapan sekitar 500 pengurus PKS Jatim, saat deklarasi pemenangan di Hotel Utami, Juanda Sidoarjo.

Dalam acara deklarasi itu, hadir presiden PKS, Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Wilda Jatim dan Bali Sigit Sosiantomo, Ketua DPW PKS Jawa Timur Ja'far Tri Kuswahyono, Ketua Korwil Jawa Timur Kampanye Nasional Imam Utomo, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPD PD Jatim, Arief Affandi.

Selain itu, sekitar 500 pengurus PKS, mulai dari tingkay DPW, MPW (Majlis Pertimbangan Wilayah), DSW (Dewan Syariat Wilayah), DPD (Dewan Pimpinan Daerah), dan beberapa pengurus cabang lain."Sekarang� kita berfikirnya jangan mundur," ujar Ja'far Tri Kuswahyono, ketua DPW PKS Jatim.

Dia menjelaskan, DPW PKS Jatim mentarget suara PKS untuk pasangan SBY-Boediono nanti minimal tetap seperti perolehan suara pada pilleg 9 April lalu, yaitu 853 ribu."Kalau bisa naik diatas itu," ujarnya.[fik/ted]

Minggu, 08 Juni 2008

PILKADA JATIM : PKS Ikhlas Dukung KarSa

SURABAYA - SURYA-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikhlas mendukung pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf dalam Pilgub Jatim, kendati mereka tidak tampil sebagai partai pengusung. Sebagai bukti kesungguhan itu, ribuan anggota PKS, mengumandangkan ikrar pemenangan KarSa di Gelora Pantjasila, Minggu (8/6). Hadir dalam acara itu mantan presiden PKS yang juga Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dan istri dr Diana Abbas Thalib Wahid, serta cagub Soekarwo. “Bagi kami tidak penting apakah menjadi pengusung atau pendukung.

Yang terpenting adalah melahirkan pemimpin Jatim yang berkualitas, yang mampu membawa Jatim lebih makmur dan sejahtera dari sebelumnya,” ujar Hidayat Nur Wahid.
Karena itu, PKS akan berlomba dengan partai pengusung maupun nonpengusung untuk membuktikan keseriusannya dalam memenangkan KarSa. “Orientasi kami bukan sekedar kekuasaan. Ini sebagai bentuk pengabdian PKS kepada Jatim,” imbuhnya.

Di sisi lain, cagub Soekarwo merasa bangga dengan dukungan PKS. “Kami memiliki kesamaan pandangan untuk membangun Jatim lebih baik,” katanya.

Koordinator PKS Jatim-Bali, Sigit Soesiantomo menambahkan, PKS akan menyumbangkan 2,3 juta suara bagi pasangan KarSa. Mereka akan menggerakkan 57.300 kadernya untuk memasarkan KarSa dengan sistem door to door. “Tidak ada sanksi bagi kader yang tidak mendukung pasangan ini. Karena saya yakin, kader PKS solid, dan tak ada satupun yang akan mbalelo,” katanya.

Di lain pihak, Hidayat Nur Wahid juga mengatakan, pada Pemilu 2009 nanti, PKS menargetkan meraih 10 kursi DPR RI dari Jatim. Saat ini, kursi DPR RI dari Jatim hanya satu kursi. k6/bet

PILKAD A JATIM : PKS Berharap KarSa Ubah Politik dan Pemerintahan

Minggu, 08/06/2008 10:55 WIB
Milad X PKS
PKS Berharap KarSa Ubah Politik dan Pemerintahan

Reporter: Ida Akbar

Surabaya beritajatim.com - PKS berharap dengan majunya Soekarwo-Syafullah Yusuf dalam Pilgub Jatim nanti ada semacam perubahan baik di pemerintahan maupun perekonomian Jatim.

"Kami memastikan Soekarwo-Syaifullah Yusuf," kata Sigit Soesiantomo Koordinator PKS Jatim-Bali, Minggu (08/06/2008) .

Bersama PAN dan Partai Demokrat, PKS siap memenangkan KarSa apalagi mesin politik saat ini sangat solid.

"Dengan segenap daya dan upaya kami akan memenangkan secara maksimal KarSa karena ada 2,3 juta suara yang dijanjikan PKS untuk mendukung Pakde-Syaifulah," katanya.

Apalagi di beberapa kota PKS memenangkan Pilkada di beberapa tempat di Jawa Timur.

Mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid saat ini sudah datang untuk memberikan tauziah kepada kader-kader PKS.

Meski mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid sudah datang, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) hingga siang ini belum nongol.[ted]

PILKADA JATIM : Ribuan Kader PKS Back Up KarSa

Ribuan Kader PKS Back Up KarSa
Sunday, 08 June 2008

SURABAYA (SINDO) – Para kandidat dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2008 patut mewaspadai pasangan Soekarwo- Saifullah Yusuf (KarSa).

Kemarin sekitar 8.000 kader PKS yang hadir dalam Milad PKS ke-X berikrar untuk memenangkan KarSa. Kader dan simpatisan PKS yang hadir itu hanya sebagian dari klaim puluhan ribu ”warga” PKS di Jatim. Ikrar pemenangan PKS ini dibacakan Ketua DPP Wilayah Dakwah Jawa Timur dan Bali Sigit Sosiantomo,Ketua DPW PKS Jawa Timur Ja’far Tri Kuswahyono,SekretarisUmum DPW PKS Jawa Timur,Arif Hari Setiawan, Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPW PKS Jawa Timur, Yusuf Rohana.

Pembacaan disaksikan sesepuh PKS Hidayat Nur Wahid. Selain merayakan Milad, temu akbar kemarin digunakan untuk menyolidkan struktur dan kader serta simpatisan PKS di Jatim.Dengan begitu, PKS optimistis mampu memenuhi target pemenangan KarSa sebanyak 2,4 juta suara.Untuk memenuhinya, PKS menggunakan sistem direct selling,di mana tiap kader harus mengunjungi 1 rumah yang berisi 10 orang dengan target suara yang didapat dari anggota keluarga tersebut sebanyak 4 suara.

Hidayat Nur Wahid yang juga Ketua MPR RI dalam sambutannya mengatakan, kekuatan PKS di Jatim masih kecil. Karena itu, untuk menjadi besar dibutuhkan perubahan mendasar, salah satu caranya dengan mengusung pasangan gubernur. ”Program partai dan cagub, harus mampu memberdayakan masyarakat Jatim dan tidak membuat mereka hanya sekadar warga yang tidak diperhatikan,” katanya. Soekarwo yang kemarin hadir mengatakan, akan membuat kebijakan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Baginya, rakyat adalah objek kebijakan dan sudah seharusnya ikut merumuskan kebijakan itu sendiri. Pria yang identik dengan kumis tebal ini menganalogikan, dia dan seluruh partai pengusung pendukung dan juga masyarakat yang memilihnya berada dalam satu kapal. ”Kita ini ibaratnya berada dalam satu kapal.Maka harus ada komunikasi untuk bisa sampai pelabuhan. Inilah konsep demokrasi partisipatoris,” ungkapnya. (lukman hakim)

PILKADA JATIM : LIPUTAN MEDIA (2) : Kader PKS Putihkan GOR Pancasila

Minggu, 08/06/2008 09:36 WIB
Kader PKS Putihkan GOR Pancasila
Irawulan - DetikSurabaya

Surabaya - Ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur pukul 08.00 WIB memenuhi GOR Pancasila, Jalan Indragiri, Surabaya, Minggu (8/6/2008). Kader dan simpatisan ini datang untuk menghadiri Milad.

Momentum Milad ke-10 ini untuk mensolidkan struktur, kader dan simpatisan serta sebagai ajang ikrar bersama pemenangan cagub Jatim pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa). Ikrar pemenangan KarSa ini rencananya akan dibacakan Kawilda Jatim Bali Sigit Sosiantomo.

Ikrar tersebut berisi, "Kami para kader dan simpatisan PKS dengan sepenuh hati berikrar, bertekad untuk memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2008-2013 dalam rangka mewujudkan Jawa Timur yang bersih Peduli Profesional menuju Masyarakat adil dan Sejahtera".

Rencananya pembacaan ikrar ini akan disaksikan oleh Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid dan sejumlah tokoh PKS lainnya seperti Ketua Umum DPW PKS Jatim Ja'far Tri Kuswahyono.

Selain orasi politik, Milad ke-10 yang dihadiri kader PKS baik dari Surabaya, Resik dan Sidoarjo juga digelar bazar dan hiburan. (wln/bdh)

PILKADA JATIM : PKS Gelar Ikrar Kesetiaan Untuk Pasangan Soekarwo-Saifullah

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se Surabaya, Sidoarjo dan Gresik menggelar ikrar bersama mendukung pasangan calon Gubernur Jawa Timur di Gelora Pancasila Jalan Indragiri Surabaya, siang ini (8/6).

Acara yang juga dikemas untuk memperingati milad (ulang tahun) PKS yang ke-10 ini juga dihadiri oleh Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid, Calon Gubernur Soekarwo, Ketua DPP PKS Jatim-Bali Sigit Sosiantomo, Ketua DPW PKS Jatim Ja’far Trikuswahyono, serta beberapa pengurus PKS baik ditingkatan DPW maupun DPD-DPD se-Jatim.

Dalam sambutannya, ketua PKS Jatim Ja’far Trikuswahyono, meminta seluruh kader untuk bisa membantu pemenangan pencalonan Soekarwo-Syaifullah Yusuf dalam pilkada 23 Juli mendatang.

“Kita semua harus melakukan kampanye dengan santun dan damai serta mengikuti pola 1-10-4 yang artinya tiap kader harus bisa merekrut 10 keluarga yang didalam keluarga tersebut masing-masing terdiri dari 4 orang, jadi tiap kader harus bisa merekrut 40 pemilih,” kata Ja’far.

Dengan strategi ini, PKS yakin minimal akan menyumbangkan sebanyak 24 juta suara bagi kemenangan Karsa. Karennya, meski PKS bukanlah partai pengusung pasangan ini, namun dukungan PKS diyakini akan bisa mendongkrak suara pencalonan Karsa.

Dukungan PKS sendiri, lanjut Ja’far dilakukan karena adanya kesamaan visi dan misi antara partainya dengan yang dibawa oleh Karsa. Kesamaan visi dan misi tersebut bahkan sudah dituangkan kedalam kontrak politik antara keduanya yang berisi jika nantinya menang Soekarwo diharuskan untuk memimpin Jatim dengan bersih dan berkomitment untuk memberantas KKN.

Selain itu, kontrak tersebut juga mengikat Soekarwo untuk menjalankan pemerintahan yang pro rakyat. Dan terakhir adalah keharusan bagi Karsa untuk bisa menjalankan pemerintahan dengan provesional.

Sementara itu, meski PKS dalam hal ini hanyalah partai pendukung, namun Hidayat Nur Wahid menantang kepada partai Pengusung untuk bisa lebih bekerja keras daripada partai pendukung. “Jangan dilihat pendukung atau pengusung, yang penting yang mengusung harus lebih giat dan memenangkan demi pemerintahan yang bersih dan santun,” kata Hidayat. PKS dalam pencalonan Soekarwo-Syaifullah Yusuf memang hanyalah partai pendukung, karena pasangan ini sebenarnya diusung oleh Partai Demokrat, PAN serta PDI.

Soekarwo sendiri menjamin jika nantinya memimpin dirinya akan bersih dari KKN serta sepenuhnya mendorong pemberantasan KKN. “Slogan kami juga jelas, APBD untuk rakyat, sehingga dengan cara-cara yang profesional kami pasti menjalankan amanah ini,” kata Soekarwo.

Peringatan Milad serta ikrar kesetiaan kader PKS ini kemudian diakhiri dengan pembacaan bersama ikrar yang dipimpin oleh Ketua DPP PKS Jatim-Bali Sigit Sosiantomo. dan disaksikan langsung oleh Hidayat Nur Wahi, Sigit membacakan ikrar bersama yang berbunyi. “Kami para kader dan simpatisan PKS dengan sepenuh hati berikrar, bertekad untuk memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2008-2013 dalam rangka mewujudkan Jawa Timur yang bersih Peduli Profesional menuju Masyarakat adil dan Sejahtera”.

Usai ikrar, ribuan massa kader dan simpatisan PKS kemudian langsung meninggalkan lokasi acara untuk kembali ke rumah mereka masing-masing. Rohman Taufiq

Kamis, 05 Juni 2008

PILKADA JATIM : Peta Persaingan Calon

Salam : KarSa Pesaing Berat, Semua Tim Bidik grassroot
Wednesday, 04 June 2008
SURABAYA - SURYA-Pasangan cagub -cawagub Soenarjo - KH Ali Maschan Moesa (Salam) menganggap pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai pesaing terkuat dalam pertarungan Pilgub Jatim mendatang. Karenanya, Tim Pemenangan Salam tak akan diam menghadapi gencarnya sosialisasi yang dilakukan Tim KarSa.
Selain lebih meningkatkan kinerja mesin politik Partai Golkar dan NU, pasangan Salam juga mengaktifkan relawan-relawan di daerah-daerah. “Hasil survei menunjukkan demikian, KarSa adalah pesaing utama kami,” ujar Ali Maschan Moesa, dalam Rapat Koordinasi Pemenangan Salam di kantor DPD Partai Golkar, Jl A Yani Surabaya, Selasa (3/6).

Menurut Ali, untuk mewaspadai gerakan KarSa ini, pihaknya lebih meningkatkan frekuensi komunikasi dengan masyarakat. “Kami sekarang fokus menggarap kalangan bawah. Kalau saya dengan berkeliling terus untuk pengajian. Pak Narjo dengan wayangan,” katanya.

Pemantapan untuk menggarap pemilih kalangan bawah ini dilakukan, karena Tim Pemenangan Salam sudah menggarap kalangan menengah jauh-jauh hari. “Kami masih punya waktu 49 hari, karena itu harus ada pengembangan dan kerja keras semua elemen,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, cagub Soenarjo menampik bila popularitasnya mulai menurun, meski dari beberapa hasil survei posisinya masih di atas. “Saya nggak yakin itu, tapi memang tak boleh sembrono. Saya tetap optimistis. Itu sebagai pemicu bagi saya dan Pak Ali untuk lebih meningkatkan kinerja,” elaknya.

Pasangan KarSa sendiri juga mengakui, pasangan Salam bukan lawan yang ringan. Demikian pula dengan empat pasangan lainnya, Sutjipto-Ridwan Hisjam (SR), Khofifah-Mudjiono (KaJi), dan Achmady-Suhartono (Achsan). “Kami memandang semua pasangan lawan sama-sama kuat.

Karena itu, kami tidak akan gegabah dan terus memantau pergerakan mereka,” ujar Gus Ipul, saat berkunjung ke RedaksI Surya dengan pasangannya, Soekarwo.

Senada dengan Salam, Tim Pemenangan PKS juga berniat menggarap pemilih bawah untuk mendongkrak perolehan suara pasangan KarSa. Korwil Jatim dan Bali DPP PKS, Sigit Sosiantomo mengatakan, untuk menyukseskan target itu, pihaknya bakal mempertemukan KarSa dengan para kader PKS. Rencana ini akan dibarengkan dengan Milad PKS yang digelar 8 Juni 2008 di Gelora Pantjasila Surabaya.

“Milad PKS yang sekalian mengundang pasangan KarSa, untuk lebih menyosialisasikan di kalangan kader, agar kader bisa segera running memasarkan KarSa,” ujarnya.

Demikian juga kubu Sutjipto-Ridwan (SR). Mereka mengaku terus sosialisasi. Mereka tidak percaya dengan hasil survei yang menyatakan dukungan untuk pasangan SR menurun.

“Kami tidak percaya hasil survei. Tim kami bekerja semaksimal mungkin untuk turun ke masyarakat langsung. Di Jabar dan Pasuruan, pemimpin yang terpilih awalnya malah tak diunggulkan,” ujar Saleh Ismail Mukadar, Ketua Tim Pemenangan SR. bet/k6